Tanah Abang di Ujung Jari Anda

Fashion Tanah-abang

Dulu orang beranggapan bahwa pakaian dan busana di Pasar Tanah-Abang itu murah-murah dan kualitasnya rendah.

Itu adalah anggapan orang dulu, sekarang fashion-fashion di pasar Tanah-abang tidak kalah dengan dept-store maupun butik-butik yang ada di mal-mal megah. Harganyapun jauh lebih murah di pasar tanah-abang dibandingkan dengan tempat-tempat tersebut. Tahukah anda bahwa butik-butik yang ada di mal-mal dan dept-store di Indonesia sebagian besar meng-order barang dari pasar Tanah abang?

Mengenai modelnya, orang-orang akan tidak percaya, bahwa sebenarnya trendsetter fashion di Indonesia adalah dari pasar Tanah-abang.

Pakaian yang dipakai para artis sinetron yang biasa ditayangkan di TV-TV ataupun pakaian para penyanyi beken Indonesia kebanyakan di supply dari tanah abang.

Jadi tidak perlu lagi merasa minder memakai produk-produk tanah-abang, sebaliknya harus bangga karena model yang anda pakai itu pasti yang lagi trend.

Lokasi Tanah-abang

Pasar Tanah-abang sangat luas dan terdiri dari beberap gedung, antara lain :

* Gedung Metro+ jembatan Metro

* Blok A + jembatan Blok A

* Blok B yang baru selesai bangun

* Blok F & F2

* Ruko-ruko Ex-auri

Karena begitu luasnya pasar tanah-abang, pembeli biasanya akan merasa kesulitan untuk mengunjungi semua toko-toko yang ada untuk mendapatkan pakaian-pakaian yang disukainya.

Belanja Online Saja

Untunglah sekarang telah hadir versi online produk-produk dari tanah-abang, yaitu www.tanah-abang.com. Segala jenis busana seperti fashion wanita, busana muslim , dress, pakaian pria maupun anak-anak tersedia di website ini, dan mengenai model-model barunya juga sangat uptodate, sehari 50 model, diupdate 3 kali sehari.

Di mana lagi pembeli bisa dimanjakan dengan begitu banyak model baru setiap hari? Kalau pembeli langsung belanja di pasar, kemungkinan bisa makan waktu seharian dan itupun belum tentu mendapatkan yang sesuai.

Sekarang pembeli bisa memilih-milih baju yang di sukainya langsung dari kenyamanan rumah ataupun kantor mereka.

Jadi tunggu apalagi? Andapun harus segera mengunjungi website tanah-abang.com sekarang supaya tidak kehabisan.

Blackberry revisited

sumber : detik.com

Blackberry lagi! ya Blackberry bikin heboh lagi. Peluncuran perdana Blackberry Bellagio di Pacific Place berbuntut ricuh dan jatuh korban. Gejala apa ini?

Selama ini yang menjadi sorotan media massa di Indonesia adalah faktor konsumerisme yang intensif dan ketidak-tertiban masyarakat Indonesia dalam mengantre. Dan selalu diberitakan bahwa BB ini sebenarnya sudah mulai tidak begitu laku di negara asalnya sehingga mereka mencari pasar baru di Indonesia, dan mereka sukses dalam hal ini. Serta diberitakan bahwa BB ini di Indonesia hanya dipakai untuk gaya-gayaan, chatting, dan connect dengan teman-teman bukan untuk bisnis sebagaimana alat ini dipergunakan di USA, Canada, atau Eropa. Benarkah begitu?

Penggunaann BB untuk bisnis yang sangat berbeda dari peruntukan awalnya tengah mewabah di Indonesia, terutama di Jakarta. Smartphone ini telah menjadi alat pembantu utama dalam pemasaran para toko-toko grosir dan retail, baik di Tanah-abang, Mangga dua, Cempaka Mas, maupun pusat-pusat pertokoan lain. Dengan BB ini toko-toko tersebut bisa menjangkau langganan mereka, walaupun langganan tsb berada di daerah yang jauh dari Jakarta. Dan juga dengan BB ini langganan tidak perlu harus datang ke Jakarta untuk mengetahui adanya produk-produk baru, serta bisa langsung order melalui alat ini, dan tinggal tunggu orderannya sampai di tempatnya.

Apakah BB ini bisa merupakan ancaman untuk toko-toko online yang berbasis internet?

BB dan Internet sangatlah berbeda. Jangkauan BB sangat terbatas, hanya untuk orang-orang yang sudah ada dalam ‘contact’ dan pembuatan group di BBM juga masih sangat limited, tidak bisa dalam jumlah besar. Dan apabila jumlah member dalam group sudah di atas 30, jalannya BB juga sudah mulai sering ‘hang’.

Lain dengan BB, internet jangkauannya tidak terbatas dan medianya jauh lebih stabil. Dengan demikian saya rasa BB bukanlah merupakan ancaman untuk bisnis online. BB hanyalah merupakan perpanjangan tangan dari toko offline saja.

Beli Secara Grosir – Dapat Banyak Harga Murah

Konsep pembelian grosir bukanlah hal baru. Leverage yang diperoleh dari pembelian grosir atau “economies of scale” pertama kali didokumentasikan dua ribu tahun yang lalu. Konsep ini telah diterapkan secara universal. Pada artikel ini, kita akan membahas ilustrasi penggunaannya dalam pengadaan pakaian. Manfaat pembelian grosir pakaian yang cukup jelas – konsumen dapat menghemat uang.

Mari kita menelusuri jalur yang ditempuh oleh pakaian sebelum mereka mencapai konsumen akhir. unit Garment memproduksi pakaian dan pasokan ke distributor penjualan. Para distributor ini pasokan gilirannya untuk grosir. Grosir kemudian memasok pakaian ke toko ritel dari mana pelanggan akhir membelinya. Pada setiap langkah dari rantai ini, biaya yang signifikan transaksi ditambahkan dengan biaya pembuatan. Hasil akhirnya adalah bahwa pelanggan harus membayar lebih banyak sehingga agen ini mendapatkan komisi transaksi mereka. Perdagangan grosir pakaian menghilangkan beberapa agen dan dengan demikian hasil manfaat biaya.

Di sini kita harus mempertimbangkan keuntungan dari sudut pandang produsen. Di masa lalu, produsen barang melihat keuntungan lebih kecil dari grosir, pemasok dan distributor. Dengan orang-orang lain dibawa keluar dari loop, produsen dapat yakin bahwa lebih banyak uang masuk ke kantong-nya. Ini adalah kesepakatan yang lebih baik bagi produsen dan konsumen. Pembelian konsumen kurang pakaian mahal tapi produsen masih melihat lebih banyak keuntungan daripada dia sebaliknya.

Rantai Ritel membalik konsep pakaian grosir seluruh. Rantai ini membeli dalam jumlah besar, yang memungkinkan mereka untuk lulus tabungan mereka kepada pelanggan mereka. Selain itu, rantai ingin menyerahkan stock secepat mungkin. Ini memberikan insentif tambahan untuk membeli grosir. Pembelian tersebut sering menerima hadiah bonus yang menyertai urutan asli.

Grosir pakaian menawarkan aspek lain kurang dihargai. Orang sering akhirnya membeli pakaian mereka tidak benar-benar ingin karena mereka dikepung dengan pilihan yang tersedia begitu banyak. Kadang-kadang, kita bahkan meniru pembelian sebelumnya pakaian. Dalam rangka untuk memastikan bahwa setiap garmen unik, penting untuk membeli sejumlah besar pakaian bersama. Pencocokan pakaian (seperti celana untuk kemeja) jauh lebih mudah ketika dibeli dengan cara ini, sebagai lawan secara individual.

Tempat untuk belanja pakaian secara grosir dengan harga murah hanya ada satu yang paling terkenal di Indonesia, yakni Pasar Tanah Abang. Di mana lagi orang bisa mendapatkan berjuta jenis ragam fashion dan busana yang lagi in selain di sini?

 

Kerudung Michele Obama Laris Manis

Pemakaian kerudung oleh first lady Amerika Serikat, Michelle Obama, saat berkunjung ke Mesjid Istiqlal, membawa berkah pedagang Kaki-5 di Pasar Tanah Abang. Usai penampilannya di muka umum tersebut, pedagang kerudung di pasar tersebut mengaku diserbu pembeli, Rabu (10/11).
Apalagi sebelumnya tersiar kabar, bahwa kerudung yang dikenakan istri orang nomor satu negara adidaya ini dibeli dari pasar tersebut. Melalui siaran televisi, pedagang dan warga melihat istri Presiden AS Barack Obama itu begitu anggun menggunakan kerudung saat berkunjung ke Istiqlal.
Berkah tersebut diakui Ketua Persatuan Pedagang Pasar Tanag Abang (P3TA) Murni. Dia mengemukakan pasca penggunaan kerudung tersebut berdampak pada meningkatnya omset para pedagang pakaian muslim yang berjumlah sekitar 1.260 pedagang.
Hal ini mengingat Barack Obama merupakan salah satu pemimpin yang paling terkenal di dunia. “Apapun yang berhubungan dengan Obama pasti akan menarik perhatian masyarakat. Tidak terkecuali kerudung yang dipake istrinya. Buktinya setelah menyaksikan tayangan televisi banyak masyarakat membeli kerudung di sini. Laris manis,” ungkap Murni.
Penjualan Naik
Diakui Murni dirinya tidak menyangka jika penampilan Michelle Obama tersebut akan membawa rezeki bagi dirinya dan pedagang lainnya. “Memang ada kenaikan. Jika sebelumnya paling sehari laku 10 kodi tapi untuk hari ini, Rabu (10/11) penjualan meningkat. Banyak pedagang dari Jabodetabek yang memesan,” ucapnya.
Banyaknya pemesanan tersebut mengingat pedagang memiliki naluri bahwa konsumen pasti akan memburu kerudung model Michelle.
“Makanya selain pedagang, disini juga banyak konsumen eceran yang datang membeli,” ungkap Murni. Sayangnya, Murni tidak mau menyebutkan berapa besar kebaikan pendapatannya.
Dia menjelaskan jenis kerudung yang dikenakan Michelle Obama sangat banyak tersedia di Pasar Tanah Abang dengan berbagai kualitas dan variasi harga. Jenis kerudung yang dikenakan ibu negara super power tersebut tidaklah istimewa.
“Model selendang yang digunakan Michelle Obama di Tanah Abang harganya Rp10 ribu,” ucapnya. Sementara untuk kerudung berbentuk segi empat dengan motif border maka harganya akan lebih mahal sekitar Rp25 ribu sampai Rp35 ribu. Pada umumnya pakaian muslim ke Pasar Tanah Abang dipasok dari sejumlah konveksi yang ada di Jakarta, Sukabumi dan Bandung.
keren
Kerudung gaya Michelle diakui Zahara sebagai trend baru dalam berbusana muslim. “Makanya saya beli. Keren banget,” ujar cewek yang mengaku sudah membeli lima helai kerudung di Tanah Abang tersebut.
Soal gaya berkerudung juga pernah menjadi trend begitu kasus Manohara Odelia Pinot mencuat. Tayangan yang menampilkan Manohara berkerudung ternyata memunculkan trend baru dan para pedagang menamainya jilbab manohara. Ciri desain jilbab Manohara adalah rangkaian bordir dan payet berbentuk longkaran kecil kombinasi besar dibagian pinggirnya.
Disediakan istiqlal
Pemakaian kerudung oleh Michelle Obama juga mengejutkan Ketua Badan Pelaksana Mesjid Istiqlal, Mubarak. Meski dikatakan Mubarak, pihaknya telah menyediakan kerudung khusus untuk Michelle. “Sejak turun dari mobil ternyata ibu negara telah memakai kerudung. Artinya , kerudung iu memang sudah disiapkan beliau sejak mengagendakan kunjungannya ke Indonesia,” tutur dia.
Ditemani Imam Mesjid Istiqlal, KH Ali Mustafa Yakub, Obama mengaku sangat senang bisa berkunjung ke mesjid tersebut. Di sela kunjungannya yang hanya sekitar 15 menit, presiden yang dikenal oleh pedagang kaki-5 Jakarta dengan sebutan Bang Obama itu juga menyempatkan membuat testimoni di secarik kertas terkait kedatangannya di mesjid itu.
Dalam surat tersebut, presiden yang pernah tinggal di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, saat masih anak-anak itu mengaku sangat senang bisa berkunjung ke Mesjid Istiqlal. Surat itu juga ditandatangani sendiri oleh Obama beserta sang istri Michelle Obama.

Sumber : hariansib.com

Marketing dengan Blackberry

Siapa yang tidak mengenal Blackberry sekarang ini? Hampir setiap anak muda di kota besar memilikinya. Di manapun anda berada, akan terlihat orang-orang sedang asyik ber BBM ria.

Blackberry tidak hanya asyik digunakan untuk pergaulan sehari-hari, tapi bisa juga untuk bisnis. Yang akan kita bahas di sini adalah penggunaan BBM untuk marketing, terutama bagi para pemilik Kios di Tanah Abang.

Sejak pemakaian Blackberry meluas, beban pemilik toko di Tanah abang untuk memperkenalkan produk produk baru mereka ke pelanggan jadi jauh lebih ringan. Mereka membuat sebuah group di BBM untuk para pelanggan mereka, dan setiap ada model baru, mereka akan memfoto produk tersebut dengan blackberry mereka, dan akan di post di group itu. Segera kemudian, setiap pelanggan yang rata-rata juga sudah memiliki Blackberry, juga akan bisa melihat model baru apa yang dikeluarkan oleh toko tersebut. Pelanggan juga bisa langsung meng-order di Blackberry dengan cara chatting di group.

Dengan kemajuan technoloy mobile terutama dengan adanya Blackberry, Marketing untuk toko toko di Tanah Abang akan terasa sangat terbantu. Bagi mereka yang belum menggunakannya untuk membantu usaha mereka, kami sangat sarankan untuk segera memulainya.

Pasar Tanah Abang dibuka kembali

Seminggu setelah lebaran, toko-toko di Pasar Tanah Abang mulai beramai-ramai dibuka kembali. Para pemilik toko dan pegawai sudah mulai pulang dari jalan jalan wisata mereka atau balik dari kampung halaman mereka. Terlihat toko-toko banyak yang melakukan bersih-bersih, dan belum terlihat produk-produk baru yang di display.

Biasanya setelah beberapa hari sejak toko dibuka baru mulai ada barang-barang baru. Ini dikarenakan pekerja yang pulang kampung, dan baru mulai berdatangan, sehingga produksi baru bisa dikeluarkan setelah beberapa hari kemudian.

Alangkah bedanya suasana pasar 2 minggu yang lalu dibanding dengan keadaan sekarang ini.

Demikianlah siklus kesibukan Pasar Tanah Abang.

Blok A Tanah Abang Kebakaran

Pada tanggal 16 September 2010 kembali terjadi kebakaran di Pasar Tanah Abang. Kali ini yang menjadi korban amukan di jago merah adalah Pasar Tanah Abang Blok A, tepatnya di lantai Ground, Los F no : 65-66, yang ditempati PT Sindo, Kantor Pemasaran Tanah Abang. Untungnya api dapat dipadamkan tidak lama kemudian oleh 5 mobil pemadam kebakaran. Kemudahan pemadaman ini terbantu oleh gedung yang masih baru dan hidran air masih bagus. Di samping itu juga pasar Tanah-abang juga masih libur panjang Lebaran.

Efek dari kebakaran terhadap kios-kios di sekitar Los F dan Los E adalah basahnya barang dagangan karena tersemprot oleh air-air pemadam dan sprinkler yang bekerja otomatis. Besarnya kerugian para pedagang belum bisa diperkirakan karena mereka masih libur.

Kios-kios di Blok A lantai Ground sebagian besar adalah kios yang menjual produk pakaian anak-anak, diselingi sedikit fashion, busana muslim, dan batik-batik.

Belanja Untuk Lebaran

“Pasar Regional Tanah Abang bak lautan manusia” demikian berita Kompas 4 September 2010.

Lebaran kurang dari seminggu lagi, dan pasar pasar pakaian terutama Pasar Tanah-abang dibanjiri pembeli dari berbagai daerah terutama dari sekitar Jakarta. Pembeli-pembeli ini kebanyakan adalah pembeli eceran, karena yang membeli grosir sudah mulai mengurangi pembelian karena expedisi yang sudah tutup dan stok barang mereka sudah cukup.

Mengapa menjelang Lebaran ini baju-baju dan pakaian diperebutkan para pembeli?

Belanja untuk lebaran adalah merupakan tradisi dalam keluarga, karena anggapan orang-orang berlebaran itu identik dengan pakaian baru dan sepatu baru. Hal inilah yang kemudian menciptakan siklus musiman dimana jelang lebaran, pusat perbelanjaan mulai diserbu warga. Keramaian jelang Lebaran ini juga terjadi di Pasar Tanah Abang.

Begitu banyaknya pengunjung, sehingga pengunjung di Pasar Tanah Abang Blok A yang begitu luas masih harus berdesak-desakan. Para pengunjung dari sekitar Jabodetabek biasa menjelang lebaran selalu menyisihkan sebagian penghasilannya untuk berbelanja pakaian untuk sanak keluarga.

Sebagian besar pengunjung pasar Tanah-abang adalah dari kalangan menengah ke bawah, sedangkan yang menengah ke atas biasanya belanja di mal-mal.

Memang lebaran merupakan momen penting untuk kita semua, dan kita selalu menyiapkan segala hal untuk itu. Tetapi kita jangan lupa juga bahwa masih banyak yang memerlukan uluran tangan kita.

“Makna Idul Fitri sejatinya tidak dilihat dari seberapa bersih dan seberapa mahal baju yang kita pakai. Tapi lebih dari itu, makna Idul Fitri sebaiknya dimaknai sebagai makna kebersamaan dan saling berbagi kepada yang membutuhkan”
demikian ditulis  Sabrina Asril di http://m.kompas.com/news/read/data/2010.08.31.18143224

Blok B Tanah Abang

1.1 Deskripsi Umum

Gedung Blok B Pusat Grosir Tanah Abang merupakan gedung dengan arsitektur modern berada di kawasan perbelanjaan dan perdagangan Tanah Abang yang merupkan kawasan perdagangan sentra primer di Jakarta Pusat. Dengan potensi lokasi yang strategis dan aksesibilitas yang dimiliki oleh kawasan perdagangan Tanah Abang, menjadikan Gedung Blok B Pusat Grosir Tanah Abang mudah dicapai dan terjangkau oleh kalangan pengguna kendaraan umum maupun kendaraan pribadi, sehingga Gedung Blok B Pusat Grosir Tanah Abang menjadi Pusat Grosir terlengkap, teramai dan termegah di Jakarta atau bahkan di Asia Tenggara.

Gedung Blok B Pusat Grosir Tanah Abang, dapat menampung kurang lebih 5000 kios yang dibangun di atas lahan seluas 13.000m2, yang nantinya akan dijadikan sebagai “one stop trading…one stop wholesale” (perdagangan satu atap) dengan Pasar Tanah Abang Blok A.

Zona Peruntukan Unit Usahanya sebagai berikut :

1. Grosir Textile Eceran (Basement 2)

2. Grosir Textile, Gordyn, Bed Cover dan Seprei, mukena, sarung, perlengkapan ibadah, dll (Basement 1)

3. Grosir Fashion / Busana Muslim (Semi Lower Ground Floor)

4. Grosir Fashion Wanita Dewasa (Lower Ground Floor)

5. Grosir Fashion Jeans Wanita, Fashion Dewasa dan Fashion Anak-anak (Ground Floor)

6. Grosir Jenas, Fashion ABG dan Fashion Anak (Lantai I)

7. Grosir Fashion Pria Dewasa, Kemeja Pria dan Kaos (Lantai 2)

8. Grosir Kemeja Pria, Baju Sport, Jaket Kulit, Topi, Export Afrika dan Baju Tidur (Lantai 3)

9. Grosir Butik dan Aksesoris (Lantai 3A)

10. Grosir Muslim, Pusat Perbankan / ATM / Kantor (Lantai 5)

Secara keseluruhan Gedung Blok B Pusat Grosir Tanah Abang dikembangkan dan dikelola oleh :

PT PRIMA KELOLA SUKSES

Kantor Pengelola : Gedung Blok B Pusat Grosir Tanah Abang
Jl. Fachrudin, Kampung Bali Tanah Abang
Jakarta Pusat 10320

Nomor Telepon   : 021-23572000

Nomor Fax            : 021-23570999

1.2. Fasilitas Gedung Untuk Pengunjung dan Pemilik / Pengguna

Untuk Kenyamanan dan kemudahan pengunjung Gedung Blok B Pusat Grosir Tanah Abang, tersedia akses masuk segal penjuru, alat transportasi vertikal yang cukup, fasilitas penerangan dan AC sentral, perparkiran yang luas, toilet, area bongkar muat, bank dan ATM, serta fasilitas penunjang lainnya, antara lain sebagai berikut :

1. Akses utama : Jl. Fachrudin, Jl. Kebon Jati, dari Blok A dan dari Blok F

2. 8 buah entrance akses keluar masuk yang meliputi Jl. Fachrudin, Jl. Kebon Jati, Blok F, Lt. SLG dan Lt. Lg

3. Hall yang megah dan luas dengan open plaza (void)

4. Lift barang dan lift penumpang 22 unit

5. Escalator 164 unit

6. Toilet Wanita 20 buah dan Toilet Pria 21 buah

7. ATM, Bank, Smoking Room dan Masjid

8. Area Parkir yang luas (+- 403 lot parkir motor dan +- 1199 mobil)

9. Back up genset

10. Peralatan penanggulangan bahaya api (Hydrant / Sprinkler / Alarm / Heat / Smoke Detector / Dinding Tahan Api)

11. Kamera dan CCTV untuk keamanan

1.3 Jam Operasional

Jam operasional Gedung dan Pengelola ditetapkan berdasarkan ketentuan sebagai berikut :

* Jam operasional Gedung : 06.00 s/d 17.00 Wib (7 hari kalender)

* Jam operasional Pengelola :

Hari Senin s/d Jumat            : 09.00 s/d 17.30 Wib

Hari Sabtu & Minggu              : 09.00 s/d 12.00 Wib

Source : Buku Tata Tertib Gedung Blok B

Sejarah Tanah Abang

Kompleks Pasar Tanah Abang merupakan salah satu objek sejarah di Ibukota. Mengutip buku 250 Tahun Pasar Tanah Abang yang diterbitkan PD Pasar Jaya pada 1982, Tanah Abang tidak terlepas dari sejarah Kota Jakarta. Memang sampai saat ini belum diketahui secara pasti asal nama Tanah Abang, karena belum ada sumber sejarah tertulis mengenai penemuan nama tersebut. Nama Tanah Abang mulai disebut-sebut pada pertengahan abad ke-17, sehingga banyak orang memperkirakan nama itu berasal dari tentara Mataram yang menyerang VOC pada 1628.

Tentara Mataram, seperti dituliskan dalam sejarah, tidak hanya melancarkan serangan dari arah lautan, namun juga mengepung kota dari arah selatan. Tentara Mataram menggunakan Tanah Abang sebagai pangkalan karena konturnya yang berbukit-bukit dengan genangan rawa-rawa di sekitarnya, yang mengalir ke Kali Krukut. Kawasan itu bertanah merah, atau abang dalam bahasa Jawa. Diperkirakan dari sana nama itu muncul.

Kawasan itu juga dikenal sebagai kawasan perdagangan ketika itu. Tingginya aktivitas ekonomi di kawasan itu mendorong Justinus Vinck, seorang pengusaha sukses, mulai membangun Pasar Tanah Abang dan Pasar Weltevreden, yang kemudian dikenal dengan Pasar Senen pada 1735. Bangunan awal Pasar Tanah Abang sangat sederhana, bilik-bilik dibuat dari bambu. Seiring perkembangan zaman, perbaikan dan peremajaan terus dilakukan. Peremajaan terakhir dilakukan pada 1975.

Setelah terjadi kebakaran pada tahun 2003, hampir seluruh kios-kios di pasar Tanah-abang hangus terbakar. Sisa bangunan yang masih berdiri tinggal Blok B, C dan D, sedangkan blok A sudah tidak layak pakai lagi langsung dirobohkan. Kemudian setahun kemudian menyusul Blok B, C, dan D yang pondasinya juga sudah tidak kuat lagi juga di robohkan. Ditempat inilah mulai didirikan Blok A yang selesai pada tahun 2005, dan Blok B yang selesai akhir tahun ini 2010. Pasar Blok A dan B ini sudah merupakan pasar modern yang menyerupai mal mal lain, full AC, parkir luas dan gedung bertingkat tinggi  dengan mengedepankan faktor kenyamanan dan keamanan.

source : Suara Pembaruan

Halo Bos!

“Halo Bos!” adalah kata-kata sapaan umum yang kita gunakan untuk memanggil teman, pembeli atau orang yang kita kurang begitu akrab atau lupa namanya. Tapi sapaan ini mempunyai arti tersendiri kalau digunakan oleh kuli-kuli, petugas keamanan, atau kebersihan untuk menyapa pemilik-pemilik kios pasar Tanah Abang.

Sudah merupakan tradisi di mana-mana di Indonesia bahwa yang lebih berpunya memberikan kepada yang kurang berpunya, terutama menjelang hari Idul Fitri. Pemberian itu biasa kita namakan THR (Tunjangan Hari Raya).

Dengan  sapaan “Hallo Bos” itu maka para bos sudah tahu bahwa yang menyapa tersebut mengharapkan THR dari mereka, walaupun sebenarnya yang meminta secara halus tersebut bukan merupakan pegawai langsung dari para bos.

Di Pasar Tanah Abang terutama di Metro dan Blok A, yang biasa mengharapkan pemberian THR dari para pemilik kios atau toko-toko antara lain kuli kuli panggul, satpam atau petugas keamanan, petugas kebersihan, dan tukang parkir. Mereka telah bekerja keras sepanjang tahun, dan walaupun sudah mendapatkan THR secara langsung dari pemilik gedung atau secara resmi dari pengumpulan dana dari toko toko, mereka masih mengharapkan pemberian tambahan dari pemilik kios yang telah dibantu sepanjang tahun.

Para pemilik kios pun biasanya tidak keberatan memberikan bantuan kepada mereka selama yang diberikan itu mereka kenal, dan biasanya hanya berupa sebuah kaos atau baju saja. Kadang-kadang para petugas yang tidak bisa datangpun bisa menitip ketemannya. Kalau yang meminta itu mengatakan ada salam juga dari xxxx, berarti pemilik kios itu tahu bahwa mereka meminta juga untuk temannya.

Pasar Tanah Abang Metro dan Blok A sekarang sudah modern, Ber-AC dan keamanan yang lebih baik. Tidak seperti dulu sebelum gedung-gedung ini dibangun, yaitu Blok B dan Blok A lama dimana keamanan tidak begitu baik, sehingga  kalau menjelang lebaran , preman preman pasar beserta orang orang sekitar pasar juga turut meminta-minta ke kios-kios, ini cukup menyebabkan keresahan di kalangan pemilik toko, sehingga menyebabkan mereka lebih cepat menutup kiosnya pada waktu menjelang lebaran. Sekarang sudah tidak ada orang-orang seperti itu lagi yang bisa mengakses ke dalam gedung, sehingga pemilik toko bisa buka toko dengan tenang sampai cukup dekat di hari H nya.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.