Archive for November, 2010

Beli Secara Grosir – Dapat Banyak Harga Murah

Konsep pembelian grosir bukanlah hal baru. Leverage yang diperoleh dari pembelian grosir atau “economies of scale” pertama kali didokumentasikan dua ribu tahun yang lalu. Konsep ini telah diterapkan secara universal. Pada artikel ini, kita akan membahas ilustrasi penggunaannya dalam pengadaan pakaian. Manfaat pembelian grosir pakaian yang cukup jelas – konsumen dapat menghemat uang.

Mari kita menelusuri jalur yang ditempuh oleh pakaian sebelum mereka mencapai konsumen akhir. unit Garment memproduksi pakaian dan pasokan ke distributor penjualan. Para distributor ini pasokan gilirannya untuk grosir. Grosir kemudian memasok pakaian ke toko ritel dari mana pelanggan akhir membelinya. Pada setiap langkah dari rantai ini, biaya yang signifikan transaksi ditambahkan dengan biaya pembuatan. Hasil akhirnya adalah bahwa pelanggan harus membayar lebih banyak sehingga agen ini mendapatkan komisi transaksi mereka. Perdagangan grosir pakaian menghilangkan beberapa agen dan dengan demikian hasil manfaat biaya.

Di sini kita harus mempertimbangkan keuntungan dari sudut pandang produsen. Di masa lalu, produsen barang melihat keuntungan lebih kecil dari grosir, pemasok dan distributor. Dengan orang-orang lain dibawa keluar dari loop, produsen dapat yakin bahwa lebih banyak uang masuk ke kantong-nya. Ini adalah kesepakatan yang lebih baik bagi produsen dan konsumen. Pembelian konsumen kurang pakaian mahal tapi produsen masih melihat lebih banyak keuntungan daripada dia sebaliknya.

Rantai Ritel membalik konsep pakaian grosir seluruh. Rantai ini membeli dalam jumlah besar, yang memungkinkan mereka untuk lulus tabungan mereka kepada pelanggan mereka. Selain itu, rantai ingin menyerahkan stock secepat mungkin. Ini memberikan insentif tambahan untuk membeli grosir. Pembelian tersebut sering menerima hadiah bonus yang menyertai urutan asli.

Grosir pakaian menawarkan aspek lain kurang dihargai. Orang sering akhirnya membeli pakaian mereka tidak benar-benar ingin karena mereka dikepung dengan pilihan yang tersedia begitu banyak. Kadang-kadang, kita bahkan meniru pembelian sebelumnya pakaian. Dalam rangka untuk memastikan bahwa setiap garmen unik, penting untuk membeli sejumlah besar pakaian bersama. Pencocokan pakaian (seperti celana untuk kemeja) jauh lebih mudah ketika dibeli dengan cara ini, sebagai lawan secara individual.

Tempat untuk belanja pakaian secara grosir dengan harga murah hanya ada satu yang paling terkenal di Indonesia, yakni Pasar Tanah Abang. Di mana lagi orang bisa mendapatkan berjuta jenis ragam fashion dan busana yang lagi in selain di sini?

 

Advertisements

Kerudung Michele Obama Laris Manis

Pemakaian kerudung oleh first lady Amerika Serikat, Michelle Obama, saat berkunjung ke Mesjid Istiqlal, membawa berkah pedagang Kaki-5 di Pasar Tanah Abang. Usai penampilannya di muka umum tersebut, pedagang kerudung di pasar tersebut mengaku diserbu pembeli, Rabu (10/11).
Apalagi sebelumnya tersiar kabar, bahwa kerudung yang dikenakan istri orang nomor satu negara adidaya ini dibeli dari pasar tersebut. Melalui siaran televisi, pedagang dan warga melihat istri Presiden AS Barack Obama itu begitu anggun menggunakan kerudung saat berkunjung ke Istiqlal.
Berkah tersebut diakui Ketua Persatuan Pedagang Pasar Tanag Abang (P3TA) Murni. Dia mengemukakan pasca penggunaan kerudung tersebut berdampak pada meningkatnya omset para pedagang pakaian muslim yang berjumlah sekitar 1.260 pedagang.
Hal ini mengingat Barack Obama merupakan salah satu pemimpin yang paling terkenal di dunia. “Apapun yang berhubungan dengan Obama pasti akan menarik perhatian masyarakat. Tidak terkecuali kerudung yang dipake istrinya. Buktinya setelah menyaksikan tayangan televisi banyak masyarakat membeli kerudung di sini. Laris manis,” ungkap Murni.
Penjualan Naik
Diakui Murni dirinya tidak menyangka jika penampilan Michelle Obama tersebut akan membawa rezeki bagi dirinya dan pedagang lainnya. “Memang ada kenaikan. Jika sebelumnya paling sehari laku 10 kodi tapi untuk hari ini, Rabu (10/11) penjualan meningkat. Banyak pedagang dari Jabodetabek yang memesan,” ucapnya.
Banyaknya pemesanan tersebut mengingat pedagang memiliki naluri bahwa konsumen pasti akan memburu kerudung model Michelle.
“Makanya selain pedagang, disini juga banyak konsumen eceran yang datang membeli,” ungkap Murni. Sayangnya, Murni tidak mau menyebutkan berapa besar kebaikan pendapatannya.
Dia menjelaskan jenis kerudung yang dikenakan Michelle Obama sangat banyak tersedia di Pasar Tanah Abang dengan berbagai kualitas dan variasi harga. Jenis kerudung yang dikenakan ibu negara super power tersebut tidaklah istimewa.
“Model selendang yang digunakan Michelle Obama di Tanah Abang harganya Rp10 ribu,” ucapnya. Sementara untuk kerudung berbentuk segi empat dengan motif border maka harganya akan lebih mahal sekitar Rp25 ribu sampai Rp35 ribu. Pada umumnya pakaian muslim ke Pasar Tanah Abang dipasok dari sejumlah konveksi yang ada di Jakarta, Sukabumi dan Bandung.
keren
Kerudung gaya Michelle diakui Zahara sebagai trend baru dalam berbusana muslim. “Makanya saya beli. Keren banget,” ujar cewek yang mengaku sudah membeli lima helai kerudung di Tanah Abang tersebut.
Soal gaya berkerudung juga pernah menjadi trend begitu kasus Manohara Odelia Pinot mencuat. Tayangan yang menampilkan Manohara berkerudung ternyata memunculkan trend baru dan para pedagang menamainya jilbab manohara. Ciri desain jilbab Manohara adalah rangkaian bordir dan payet berbentuk longkaran kecil kombinasi besar dibagian pinggirnya.
Disediakan istiqlal
Pemakaian kerudung oleh Michelle Obama juga mengejutkan Ketua Badan Pelaksana Mesjid Istiqlal, Mubarak. Meski dikatakan Mubarak, pihaknya telah menyediakan kerudung khusus untuk Michelle. “Sejak turun dari mobil ternyata ibu negara telah memakai kerudung. Artinya , kerudung iu memang sudah disiapkan beliau sejak mengagendakan kunjungannya ke Indonesia,” tutur dia.
Ditemani Imam Mesjid Istiqlal, KH Ali Mustafa Yakub, Obama mengaku sangat senang bisa berkunjung ke mesjid tersebut. Di sela kunjungannya yang hanya sekitar 15 menit, presiden yang dikenal oleh pedagang kaki-5 Jakarta dengan sebutan Bang Obama itu juga menyempatkan membuat testimoni di secarik kertas terkait kedatangannya di mesjid itu.
Dalam surat tersebut, presiden yang pernah tinggal di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, saat masih anak-anak itu mengaku sangat senang bisa berkunjung ke Mesjid Istiqlal. Surat itu juga ditandatangani sendiri oleh Obama beserta sang istri Michelle Obama.

Sumber : hariansib.com