Pasar Tanah Abang laksana pasar Tradisional

Apabila kita ingin pergi ke Pasar Tanah Abang, sebenarnya lokasi pasar ini berada di Jalan Kyai Haji Mas Mansyur. Lebih bagunya lagi, pasar ini bisa ditempuh melalui flyover. Setelah kita sampai dan berada di Jalan Jendral Sudirman, perjalanan masih harus dilanjutkan lagi. Betul, kita akan masuk ke Jalan Professor Dr. Satrio. Tapi ketika melalui jalan Jalan Jendral Sudirman, kita, tepatnya di dua sisi jalan, akan dihadapkan dengan beberapa gedung, yakni seperti Gedung BNI (Bank Nasional Indonesia), Wisma 46, Panin Bank, Shangri La Residence, Mall Sudirman, dan Taman Residensi Sudirman. Lalu, ketika kita berada di jalan Prof. Dr. Satrio kita akan menjumpai Hipermarket Carrefour yang berlokasi di samping ITC Kuningan dan Mall Ciputra.

Kombinasi antara pasar modern dan tradisional, itulah Pasar Tanah Abang. Meski Pasar Tanah Abang mempunyai bentuk fisik mirip dengan gedung mall (yang luas, tinggi, dan besar) akan tetapi apabila kita sudah berada di dalamnya kita akan menjumpai banyak deretan ruko dan suasana yang didapat adalah pasar di mana kita bisa membeli baju langsung ke rukonya dengan kasirnya pun memang berada di ruko tersebut. Jadi, sistem penjualan di dalamnya adalah masih menganut sistem pasar tradisional, yaitu dengan menggunakan tawar-menawar. Siapa cepat dia dapat, inilah yang ditawarkan oleh Pasar Tanah Abang. Dengan begitu, apabila kita ingin berbelanja ya mesti cepat dan tanggap.

Bagaimana dengan masuk ke Pasar Tanah Abang melalui pintu masuk utama? Ini mudah saja, kita bisa masuk melalui Metro Tanah Abang. Tunggu, sebaiknya kita jangan mengira bahwa Metro TA ini adalah kantor polisi dan salah besar itu. Sebab tempat ini adalah tempat kita bisa membeli bahan pakaian (seperti baju dan celana) secara besar atau eceran, yaitu pusat grosir pakaian. Tapi di sini juga kita bisa membeli kasur busa atau spring bed, sepatu, dan masih banyak lagi. Tapi yang jelas, tempat ini bukan tempat untuk membeli sayur. Biasanya, apabila kita membeli barang secara grosir atau borongan, kita akan mendapatkan potongan harga yang tidak sedikit dan ini memang menguntungkan tapi biasanya yang akan kita jumpai adalah banyak pelanggan yang membeli secara besar-besaran atau grosir.

Dari gedung Pasar Tanah Abang ini terbagi menjadi enam level di bagian inilah yang digunakan untuk menjual pakaian seperti  celana Jins, celana bahan, kaus, kemeja, busana muslim, pakaian anak, . Pada basement pasar ini digunakan untuk berjualan sepatu dan sandal. Blok A dan B, di dalam blok ini tempat pusat tektil baru, beberapa blok yang baru ini di Pasar Tanah Abang. sebenarnya apabila hendak ke Blok A kita akan menjumpai suasana yang agak kurang nyaman. Akses menuju ke dalam blok ini kita akan menghadapi sebuah tangga yang kotor. Ditambah lagi aliran sungai berwarna hitam yang dipenuhi sampah, pemandangan ini kita akan jumpai di bawah gedung berada di bawahnya. Suasana Blok A tak jauh berbeda dengan kondisi Blok F, keduanya banyak dikerumuni ruko.  Dengan lorong-lorong yang tidak luas membuat suasana pasar menjadi sesak. Inilah yang akan kita jumpai di Pasar Tanah Abang. Sehingga ketika kita hendak berjalan ke satu tempat mesti bersabar. Kondisi semacam ini akan membuat kita berkeringat.

%d bloggers like this: