Artis Pun Betah Belanja di Tanah Abang

Sapa bilang produk Tanah Abang hanya untuk konsumsi menengah ke bawah? terbukti sekarang
Tanah Abang berhasil mencuri perhatian kalangan atas yang juga senang berbelanja di Tanah
Abang. Sebut saja artis papan atas seperti Ayu Ting Ting yang mengaku betah berbelanja
pakaian di pertokoan blok B Tanah Abang. Alasan penyanyi dangdut yang meroket karena
tembang “Alamat Palsu” ini lebih memilih Tanah Abang dibanding mall dalam memenuhi
kebutuhan fashionnya adalah banyak jenis barang yang bisa dipilih mulai dari pakaian, aksesoris
untuk dipakai manggung, alat sholat sampai tekstil, semuanya up to date dan model terbaru
yang lagi trend. Ditambahkannya lagi bahwa suasana yang tercipta sekarang sangat kondusif
untuk berbelanja, ini menjadi salah satu faktor penting yang membuatnya tak ragu memboyong
keluarganya untuk ikut menemaninya berbelanja di Tanah Abang. Sudah ada AC terpasang jadi
tidak perlu khawatir akan berkeringat di dalam gedung pertokoan.
Tidak hanya yang berjiwa muda seperti Ayung Ting Ting yang telah menjatuhkan pilihannya
di Pasar Tanah Abang, Pasha Ungu mengaku bahwa ibunya pun ikut senang mendatangi
lokasi pertokoan di Tanah Abang terutama untuk membeli pakaian. Pasha pun tak khawatir jika
Ibunya berbelanja di Tanah Abang karena suasana sekarang sudah jauh berbeda dari dulu. Ia
tak khawatir ibunya akan berdesak-desakan atau pun berkeringat saat memilih – milih pakaian
karena sekarang ruangannya telah dilengkapi dengan pendingin dan kios – kios pun berjejer
dengan rapi.
Berbeda lagi dengan pasangan Dhini Aminarti dan Dimas Seto yang bukannya memilih Tanah
Abang sebagai tempat berbelanja melainkan sebagai lahan bisnis. Ya… pasangan yang menikah
pada tanggal 12 Desember 2009 ini membuka butik pakaian yang diberi nama “Larva”. Anda
bisa menemukan butik mereka di pusat pertokoan yang berlokasi di Blok B Tanah Abang.
Hebatnya lagi, desain pakaian di butik Larva adalah hasil kreasi dari Dhini sendiri. Mereka
meyakinkan bahwa barang yang dijual dijamin unik dan eksklusif. Sebenarnya Dhini dan Dimas
bukanlah artis pertama yang melihat Tanah Abang sebagai tempat yang prospek untuk berbisnis,
sebelumnya ada Titi Kamal yang melakukan hal yang sama dengan bekerja sama dengan seorang
pengusaha. Sayangnya, kerjasama ini tidak berlangsung lama karena sistem grosir ternyata tidak
terlalu menarik minat mereka.
Desainer pun tidak ketinggalan dalam melihat potensi yang dimiliki Tanah Abang. Salah satu
faktor yang menjadikan tempat ini sebagai pusat tekstil adalah adanya peranan desainer-desainer
Indonesia. Banyak pesanan yang datang dari mereka untuk bahan membuat pakaian sampai
ke detailnya. Ini membuktikan bahwa Tanah Abang memiliki “kelas” di mata para desaigner.
Pengelola Tanah Abang yaitu Bapak Hery Supriyatna bahkan mengaku bahwa di dalam
pertokoan terdapat sekitar 5 toko milik desaigner terkenal seperti Itang Yunasz. Jadi tidak ada
alasan lagi untuk tidak melirik pertokoan Tanah Abang sebagai mode fashion.

Pusat Tekstik dan Garmen Hanya di Tanah Abang

Pasca renovasi gedung Tanah Abang yang konon menelan biaya pembangunan sampai Rp. 600
Miliar, Tanah Abang kini berdiri sebagai pusat pertokoan modern. Seperti yang diketahui bahwa
pasar Tanah Abang pernah mengalami kebakaran hebat pada tahun 2003 silam, dimana banyak
gedung mengalami kerusakan parah. Blok A terbakar habis hingga gedungnya harus diratakan
dengan tanah. Bangunan yang masih utuh walaupun mengalami beberapa kerusakan hanya Blk
B, Blok C dan Blok D.
Perbaikan pun dilakukan dengan membangun blok A yag saat itu mengalami kerusakan paling
parah. Blok A rampung di tahun 2005 yang kemudian menyusul pembangunan gedung lainnya di
tahun 2010.
Keberadaan pasar Tanah Abang kini yang telah memiliki gedung menyerupai mall sudah
menjadi kiblat bagi industri pakaian di Indonesia bahkan di Asia.Pengunjung yang datang setiap
harinya bisa mencapai 70 ribu orang per hari. Ini belum dikatakan puncak arus pengunjung
karena pada saat mendekati hari raya seperti lebaran, natal dan tahun baru, arus pengunjung bisa
mencapai dua kali lipat yaitu mencapai 150 ribu pengunjung per hari.
Dua titik yang paling ramai pengunjung adalah di blok A dan blok B. keduanya saling
bersebelan. Blok A adalah pusatnya belanja secara grosir untuk tekstil seperti pakaian, jeans,
perlengkapan ibadah, sepatu dan tas. Rata – rata pedagang yang ada di blok ini adalah pedagang
yang sudah lama mengadu nasib di Tanah Abang sebelum kebakaran. Sedang kios pedagang
baru kebanyakan berkumpul di blok B. Oleh karenanya, pengunjung lebih banyak yang mencari
barang di blok A.
Untuk tekstil dan garmen, Tanah Abang menyediakan secara lengkap, tidak hanya pakaian jadi
yang bisa langsung pakai atau dijual kembali tetapi bahan tekstil seperti kain dan perlengkapan
untuk membuat busana juga disediakan di sini. Banyak desainer pakaian yang order kain dan
bahan di sini.
Blok B yang bangunannya terbilang masih baru dijadikan tempat untuk pengunjung yang
ingin berbelanja secara eceran atau hanya untuk konsumsi pribadi. Itulah sebabnya arus
pengunjungnya tidak seramai di blok A, semakin mendekati akhir bulan akan semakin sepi.
Walaupun padat pengunjung, pasar Tanah Abang masih bisa dikatakan sebagai tempat
perbelanjaan yang nyaman. Sudah tidak seperti dulu lagi, kini Anda bisa menikmati Tanah
Abang yang dikelola secara profesional untuk menjamin kenyamanan pengunjung. Bangunan
modern yang dilengkapi dengan area parkir, kios yang teratur rapi, lift, eskalator dan penyejuk
ruangan telah membuat Tanah Abang sebagai tempat belanja yang nyaman. Tidak seperti
kebanyakan pasar lain yang kotor, jorok dan berantakan, Tanah Abang berdiri sebagai simbol
pertokoan modern yang tetap memegang teguh unsur tradisional daerah jakarta khususnya
betawi.
Satu hal yang paling penting sebelum berbelanja di Tanah Abang adalah harus mengetahui lokasi
tempat barang yang dibutuhkan berada. Di blok A sebagai pusat tekstil dan garmen terdiri 12
lantai. Busana wanita bisa dicari di lantai 2, lantai 3A khusus keperluan pria. Sedang lantai 6
menawarkan perlengkapan campuran untuk pria dan wanita. Setiap lantai menjual jenis barang
berbeda dan pastinya lengkap. Selamat menikmati belanja di Tanah Abang.

Menikmati Kuliner di Tanah Abang

Tanah Abang dikenal sebagai pusat perbelanjaan yang selalu ramai karena banyaknya arus
pengunjung yang membeli barang di sana. Bisa dibilang semua perlengkapan ada di sana
mulai dari pakaian, alat masak, alat olahraga, perlengkapan haji, semua ada. Satu hal lagi
yang tak boleh dilewatkan bila berkunjung di Tanah Abang adalah kulinernya. Jangan anggap
remeh cita rasa kulinernya, sudah terbukti banyak orang yang rela jauh-jauh datang ke Tanah
Abang hanya untuk memanjakan lidah mencicipi kuliner yang mereka sukai.
Berbelanja di Tanah Abang pastinya menguras energi yang tidak sedikit, kalau sudah seperti
itu memanjakan diri dengan makanan enak adalah cara yang terbaik tentunya. Makanan apa
saja yang nikmat untuk dicoba sebagai pelepas lelah, berikut ini makanannya:
1. Gado – Gado
Bagi penikmat gado-gado tak akan rugi mencoba gado-gado cemara yang berada di
kompleks Tanah Abang. Rasanya dijamin enak dengan porsi yang cocok bagi para
pengunjung Tanah Abang yang sudah kelaparan karena lelah berbelanja. Harganya memang
lebih tinggi dibanding harga gado-gado pada umumnya yaitu Rp. 30.000 tapi ini sebanding
dengan porsi dan rasanya yang gurih. Tak heran bila rasa gado-gado ini memang lebih enak
dari gado-gado lain, sang pembuatnya adalah orang yang sudah berpengalaman selama
puluhan tahun sejak didirikannya Gado-Gado Cemara di tahun 1947. Pemiliknya adalah
Ibu Niawati Setiawan yang kini mewariskan usaha kulinernya ini pada anaknya Susanti
Tjahyadinata. Anda bisa menemukan gado-gado ini di kawasan Tanah Abang 5.
2. Aneka Makanan di Tenabang
Nama tempatnya adalah Tenabang yang terletak di bangunan Blok A yang berada di lantai 8.
Berhubung ini adalah food court jadi beragam makanan ada di sini, misalnya kerak telornya
yang diakui yummy. Terbuat dari telur bebek yang dicampur bawang merah goreng, kelapa
parut dan udang kering. Selain itu ada juga Tahu gejrot yang rasanya pedas menggigit lidah.
Ada masih banyak lagi makanan enak yang wajib dicicipi di Tenabang ini antara lain Tahu
Gimbal, Empa, Asinan dan lalapan. Rasanya enak didukung dengan tempat dan suasana
makan yang nyaman menambah kenikmatan wisata kuliner di Tanah Abang.
3. Sop kaki Kambing Bang Karim
Sop kaki kambing ini hanya bisa ditemukan di malam hari, letaknya di sebuah warung tenda
di kawasan Tanah Abang tepatnya di bawah fly over. Tempatnya sangat sederhana tetapi
jangan heran bila yang antriannya cukup panjang. Kadang pembeli harus menunggu sampai
ada kursi yang kosong untuk ditempati.
4. Soto Mie ayam.
Soto miea ayam ini masih berada di kawasan Tanah Abang Jl. Wahid Hasyim. Harganya
sangat terjangkau hanya Rp. 10.000 disesuaikan dengan keadaan tempat jualan yang masih
menggunakan tenda. Walaupun berupa warung tenda, rasanya bisa bersaing dengan makanan
di restoran. Terbukti dengan banyaknya pembeli yang rela antri makan di tempat ini.
5. Soto Mie Daging.
Soto mie daging merupakan salah satu menu di Soto Mie Jakarta yang berlokasi di Food
Court Blok A Tanah Abang. Selain menjual soto mie daging juga ada soto mie kikil, soto mie
campur dan masih banyak aneka soto lainnya. Harganya berkisar mulai dari Rp. 15.000 saja
per porsi

Tips Aman Berbelanja Di Tanah Abang

Kondisi pusat perbelanjaan Tanah Abang yang selalu ramai menjadikannya rentan akan
tingkat kejahatan. Bukan hal yang asing lagi di telinga kita mendengar istilah “preman tanah
abang” yang artinya penguasa di Tanah Abang. Dapat masalah dengan mereka akan sangat
merugikan keselamatan kita. Walaupun sekarang penjagaan keamanan di Tanah Abang
sudah diperbaiki oleh pihak kepolisian tetapi tidak ada salahnya kita untuk tetap waspada.
Bagaimana pun juga di sana merupakan tempat berkumpulnya beragam jenis manusia mulai
dari yang baik sampai orang memang berniat jahat.
Apa saja tips jitu berbelanja aman di Tanah Abang agar kita bisa berbelanja dengan tenang
dan nyaman? berikut tipsnya:
1. Jangan meninggalkan barang-barang berharga di dalam kendaraan dan di depan mata
orang. Ini akan memancing rasa curiga orang yang melihat gerak gerik Anda.
2. Parkir kendaraan di lokasi yang terkena penerangan yang cukup dalam artian memiliki
lampu dan cahayanya terang.Jangan parkir di tempat yang sepi dan terpencil.
3. Bila menggunakan mobil, pastikan Anda tidak meninggalkan kendaraan dengan kaca yang
terbuka. Pastikan pintu benar-benar terkunci.
4. Jangan terburu-buru masuk ke dalam gedung, berikan diri Anda sedikit waktu untuk
mengingat kembali langkah-langkah apa saja yang telah Anda lakukan untuk mengamankan
kendaraan atau tas bawaan Anda.
5. Sebaiknya berbelanja pada siang hari, jika harus berbelanja di malam hari ajak teman atau
anggota keluarga lain untuk menemani Anda.
6. Berpakaian yang santai dan nyaman. Hindari menggunakan pakaian yang terbuka
atau yang berwarna mencolok untuk menghindari perhatian dari preman yang mungkin
berkeliaran di dalam gedung pertokoan.
7. Hindari menggunakan perhiasan yang mahal.
8. Hindari membawa uang dalam jumlah besar. Bawa uang secukupnya ssesuai yang akan
digunakan untuk berbelanja, makan dan transportasi. Simpan uang baik-baik di dalam tas
pastikan tasnya tertutup dengan aman.
9. Ada baiknya Anda menggunakan jasa kurir bila membeli secara grosir atau partai. Di tanah
Abang banyak kurir yang bisa membantu Anda membawa barang. Pilihlah kurir yang sering
Anda lihat atau bisa minta bantuan referensi dari teman yang sudah pernah menggunakan jasa
ini sebelumnya. Dengan adanya kurir yang membantu, Anda lebih leluasa memilih barang
dan memperhatikan keamanan tas.
10. Jika Anda membawa anak kecil jangan lupa untuk menaruh kartu identitas Anda di dalam
sakunya. Ini dilakukan untuk mencegah kemungkinan Anda terpisah satu sama lain, Tanah
Abang sangat ramai dan sesak pengunjung, bisa saja anak Anda lepas dari pengawasan Anda.

Silahkan dipraktekan tips di atas untuk menjaga keamanan berbelanja Anda. Bukan hanya
di Tanah Abang saja tetapi di setiap tempat yang dikunjungi perlu adanya pengawasan dan
kehati-hatian terhadap diri dan barang yang dibawa. Apalagi jika berbelanja pada musim
liburan tentunya lebih beresiko karena semakin padatnya orang yang berbelanja. Semoga tips
ini bermanfaat.

Cara Belanja Hemat di Tanah Abang

Siapa yang tidak mau berbelanja pakaian-pakaian cantik dan modis dan tetap
menghemat budget apalagi lokasi belanjanya adalah di tanah abang yang merupakan
tempat belanja pakaian terbesar di Indonesia. Tanah Abang bisa dikatakan godaan
bagi para wanita dan pria yang melek dengan fashion. Jika tidak hati-hati Anda bisa
terjebak dengan nafsu belanja yang tak terbendung karena beragamnya pilihan dan
harga yang bersaing.
Adanya perencanaan dalam berbelanja sangat penting, baik bagi pembeli eceran
maupun pembeli grosiran yang barangnya akan dijual kembali. Berikut ini diberikan
tips belanja hemat di Tanah Abang:

1. Sebelum membeli pakaian, periksa dulu stok pakaian Anda. Jangan sampai Anda
membeli pakaian yang masih ada stoknya masih ada dan masih layak pakai. Setelah
meninjau stok pakaian biasanya lebih mudah untuk menentukan jenis pakaian apa
yang berpotensi untuk dibeli. Tentukan model, warna dan motifnya.
2. Buat rencana anggaran. Tentukan berapa jumlah uang yang akandihabiskan untuk
berbelanja pakaian. Tetapkan anggaran belanja pakaian untuk satu, dua bulan atau
beberapa bulan ke depan. Tips ini untuk mencegah terlalu banyaknya anggaran yang
keluar karena terlalu sering berbelanja.
3. Cari, bandingkan harga dan merk. Sebelum berbelanja ada baiknya Anda mencari
tahu terlebih dahulu mengenai harga di beberapa toko yang ada di kompleks
pertokoan Tanah Abang. Lain toko lain pula harganya. Merk kadang bisa berpengaruh
kadang juga tidak. Jangan ragu untuk membeli pakaian yang berkualitas dari merk
yang kurang populer tetapi jauh lebih murah.
4. Beli di luar Musim. Berbelanja di luar musim misalnya saat mendekati waktu
lebaran, maka sedang musim baju muslim. Jadi sebaiknya Anda membeli baju muslim
beberapa bulan sebelum lebaran tiba atau permintaan akan baju muslim tinggi. Di sini
memang perlu kejelian untuk mengamati keadaan pasar dan kebutuhan akan barang.
5. Menunggu Diskon. Ketika barang yang dibutuhkan sudah ditemukan, jangan
terburu-buru untuk membelinya. Kembalilah seminggu atau dua minggu setelahnya
dimana kemungkinan barang yang diinginkan mengalami potongan harga atau diskon.

Enaknya berbelanja pakaian di Tanah Abang adalah Anda memiliki banyak tempat
untuk membandingkan harga. Semua jenis pedagang berkumpul di sana, mereka
pastinya punya cara tersendiri untuk menarik minat pembeli. Satu hal yang Anda
butuhkan adalah waktu yang lebih untuk mengelilingi kompleks pertokoan dan cermat
memilih toko yang menawarkan harga murah dengan kualitas bahan yang bagus.
Tetapi jangan dipaksakan bila sampai detik terakhir pun Anda belum menemukan
jenis pakaian yang Anda cari, Anda bisa menanyakan kepada penjual yang ada di
sana kapan barang yang Anda maksud tersedia karena biasanya ini hanya permasalah
pengiriman dari pabriknya. Nah, satu lagi faktor penting bila Anda memang sudah
nyaman berbelanja di Tanah Abang adalah memiliki link atau partner yang bisa
memberitahu jika ada barang yang baru masuk dan lagi ngetrend.

Trend Fashion Korea Di Tanah Abang

Popularitas fashion Korea telah menjamur di seluruh dunia termasuk Indonesia. Tanah Abang
sebagai pusat grosir fashion terbesar di Indonesia tak ketinggalan menyediakan baju-baju
khas Korea yang menjadi trend saat ini. Apalagi permintaan pelanggan akan fashion Korea
semakin meningkat dari bulan ke bulan hingga awal 2013 ini. Toko – toko pakaian yang
menyediakan baju-baju ala Korea kebanyakan berasal dari tanah abang. Ini dibuktikan
dengan banyaknya pedagang yang datang ke Tanah Abang membeli secara partai lalu dibawa
ke daerahnya untuk dijual kembali. Harga baju Korea di tanah abang yang bervariasi mulai
dari yang termurah hingga bisa yang mahal, ini semua tergantung dari kualitas bahan. Inilah
salah satu keunggulan belanja di tanah abang, konsumen bebas memilih baju sesuai model,
bahan dan harganya. Fashion Korea yang dijual di tanah abang bukan hanya baju saja tetapi
sampai ke hal detail seperti asesoris, wallpaper, sepatu, sendal dan masih banyak lagi. Bagi
Anda yang menggemari style seprti yang ada di dalam drama Korea saat ini silahkan
langsung berbelanja di tanah abang. Dipastikan Anda akan menemukan semua hal yang
berbau Korea dari celana bermodel one-piece, T-Shirt panjang dengan leher melingkar,
busana gaya retro, baju sifon lembut dan masih banyak lagi. Kompleks pertokoan Tanah
Abang sendiri mulai dibanjiri baju-baju Korea setelah demam K-Pop melanda Indonesia dan
juga sejak ditayangkannya serial drama Korea di TV swasta. Fenomena ini ditangkap oleh
pengusaha pakaian untuk dijadikan peluang bisnis. Para pedagang di tanah abang mengakui
bahwa sampai saat ini model baju Korea masih terus mendapat perhatian besar dari
konsumen. Bukan hanya di daerah perkotaan saja, justru banyak pedagang yang berasal dari
luar pulau Jawa yang jauh-jauh datang ke tanah Abang untuk membeli pakaian Korea secara
grosir dan dalam jumlah yang banyak. Motif dan warna-warna pakaian yang cerah menjadi
daya tarik bagi penikmat fashion yang berada di daerah luar. Biasanya pembeli grosiran yang
berasal dari luar pulau membeli pakaian yang tidak terlalu mahal dalam artian kualitas bahan
sedang tetapi modelnya unik. Apalagi jenis busana Korea terlihat sederhana sehingga
gampang dipadu padankan dengan busana lain. Jenis baju Korea yang paling laris dan
diminati saat ini di Tanah Abang adalah model terusan atau biasa disebut dress. Model dress
yang simple tetapi elegan mampu menyedot minat para fashionita di seluruh Indonesia. Tak
heran bila kadang stok dress di Tanah Abang cepat habis karena kebutuhan konsumen yang
memuncak.
Bagi para pebisnis pakaian baik itu pakaian Korea, pakaian muslim atau yang lainnya
haruslah peka terhadap perubahan fashion yang bergerak dinamis. Industri fashion cepat
sekali berubah, satu gaya pakaian bisa dengan mudahnya digantikan dengan gaya pakaian
baru. Tetapi tidak perlu khawatir karena Tanah Abang sebagai pusat perbelanjaan pakaian
terbesar di Indonesia selalu menyediakan jenis pakaian terbaru yang sedang populer di
kalangan fashionita.

Sejarah Berdirinya Pasar Tanah Abang

Kompleks pasar tanah abang merupakan salah satu objek bersejarah di ibu kota Indonesia
yaitu kota Jakarta. Mengintip kutipan dari suku “250 Tahun Pasar Tanah Abang” yang
terbit tahun 1982, dikatakan bahwa keberadaan pasar tanah abang tidak terlepas dari sejarah
kota Jakarta. Walaupun sejujurnya, sampai sekarang belum diketahui dengan pasti asal
nama “Tanah Abang” tersebut, karena tidak ada sejarah tertulis dari penemuan nama “Tanah
Abang”.
Nama “Tanah Abang” sendiri baru muncul pada pertengahan abad ke-17, sehingga banyak
yang menduga-duga bahwa nama ini berasal dari tentara Mataram yang menyerang pasukan
Belanda pada tahun 1628.
Seperti yang tertulis dalam sejarah bahwa tentara Mataram tidak hanya melancarkan serangan
ke laut tetapi juga mengepung dan menyerang kota dari arah selatan. Tanah abang digunakan
oleh pasukan Mataram sebagai basis perang mereka karena medannya berawa mengalir
sampai ke Kali Krukut. Di dalam kawasan tersebut terdapat lahan merah atau dalam bahasa
jawa disebut “Abang”. Diperkirakanlah bahwa nama “Tanah Abang” berasal dari sana.
Pada tahun 1840 terjadi insiden besar-besaran yaitu pembantaian orang-orang Cina dan
pengrusakan dimana-mana, Pasar tanah abang termasuk yang kena akibat dari insiden
tersebut. Pasar tersebut dijarah dan dibakar sampai tidak tersisa apa-apa.
Tanah Abang mulai dibangun kembali pada tahun 1881. Bangunan pasar pada awalnya
sangat sederhana, terdiri dari dinding bambu dan jerami. Tanah Abang pun terus membaik
dan mengalami perbaikan sampai akhir abad ke- 19. Pada Tahun 1926 pemerintah Batavia
kembali memperbaiki lokasi Tanah Abang dengan membongkar bangunannya dan mengganti
tiga los-los yang berjejer dengan sebuah gedung perkantoran di atas pasar sehingga tampak
seperti sangkar burung. Area parkir di depan pasar dipenuhi oleh kuda penarik gerobak. Ada
tempat air yang cukup besar seperti kolam dan di seberang jalan ada banyak toko penjual
makanan kuda seperti dedak. Pada saat pendudukan Jepang, pasar tanah abang hampir tidak
berfungsi dan hanya dijadikan sebagai tempat untuk menempatkan tunawisma.
Perkembangan wilayah Tanah Abang mulai terasa kembali setelah adanya pembangunan
stasiun Tanah Abang. Banyak gedung baru yang bermunculan seperti Masjid Al Makmur
dan Pagoda Hok Tek Chen Sien. Hingga akhirnya pada tahun 1973 lokasi Tanah Abang
diremajakan, diganti menjadi bangunan empat lantai dan telah mengalamani sampai dua kali
kebakaran. Kebakaran pertama pada tanggal 30 Desember 1978 di lantai tiga Blok A dan
Blok B. Kebakaran kedua tanggal 13 Agustus 1979. Tetapi peristiwa tersebut sama sekali
tidak berpengaruh pada eksistensi Tanah Abang sebagai pusat perbeanjaan di Jakarta. Pada
tahun 1975 tercatat ada 4.351 kios pedagang dengan 3016 orang pedagang yang berjualan di
tempat itu.
Walaupun kebakaran kembali terjadi di tahun 2003 di mana semua pasar hampir semua
terbakar, tetapi setahun kemudian Tanah Abang direnovasi kembali. Renovasi mulai
dijalankan pada tahun 2005 dimulai dari Blok A dan selesai pada tahun 2010 setelah
pembangunan Blok B rampung. Kini, Tanah Abang sudah menjadi pasar modern seperti
layaknya mal – mal yang dilengkapi dengan AC, tempat parkir dan bangunan bertingkatnya
dengan tetap memperhatikan unsur kenyamanan dan faktor keamanan.